Rechercher dans ce blog

Thursday, June 1, 2017

Jenazah Yana Zein Dipasangkan Bulu Mata Palsu oleh Krisdayanti

Suara.com - Diva pop Krisdayanti (KD) melayat jenazah Yana Zein yang disemayamkan di rumah duka Kenanga 2 Rumah Sakit Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis (1/6/2017).

Istri pengusaha Raul Lemos itu datang usai digelar acara kebaktian sekitar pukul 21:00 WIB. Mengenakan gamis putih dan kerudung warna senada, KD dan beberapa teman artisnya termasuk Linggasuri, berdiri di samping peti jenazah bintang film Cintaku di Rumah Susun itu yang sudah terbujur kaku di dalam peti.

Mereka memberi penghormatan kepada Yana dengan memasangkan bulu mata palsu untuk mempercantik wajah Yana sebelum dikebumikan pada hari ini, Jumat (2/6) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Kandang, Ciganjur, Jagakarta, Jakarta Selatan.

Kata KD, mendiang Yana Zein memang gemar memakai bulu mata palsu semasa hidupnya.

"Memang dia (Yana Zein) nggak lepas dari bulu mata, selalu pakai. Di rumah saja pakai, di mana-mana pakai. Dia memang cantik. Ya, mudah-mudahan senang ya," harap pelantun "Menghitung Hari" itu.

Dia menambahkan,"Iya, aneh ya saya hari ini sudah dua orang yang minta pasang bulu mata. Tadi teman di acara buka puasa, sama barusan (pasang untuk mendiang Yana Zein)."

Awalnya, bulu mata palsu itu hendak dipasangkan ke kelopak mata Yana Zein oleh seorang perempuan. Tapi perempuan itu tak kuat menahan tangis.

Oleh sebab itu, KD langsung mengambil alih dengan bantuan Linggasuri. Kata Lingga, bulu mata palsu milik Yana masih awet lantaran bintang sinetron Cinta di Langit Taj Mahal itu telaten membersihkan bulu mata palsunya.

"Yana itu memang senang pakai bulu mata, kalau syuting apa-apa selalu bulu mata. Bulu matanya bisa awet, kalau aku kan pakai bulu mata sekali buang kalau dia bisa berbulan-bulan. Dilepasin lemnya, disimpan rapi, hobinya pakai bulu mata," kenang Lingga.

Yana Zein meninggal dunia di usia 50 tahun saat dirawat di rumah sakit Mayapada, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis (1/6/2017) sekitar pukul sekitar pukul 01.05 WIB.

Yana meninggal akibat penyakit kankerpayudara stadium lanjut atau stadium 4 yang menggerogoti tubuhnya sejak tiga tahun lalu.

Yana meninggalkan dua orang anak yang masih remaja, Aurelia Callista Carilla dan Alika Pandora Salvine.

Sebelum dirawat di Mayapada, Yana sempat menjalani empat bulan perawatan di Modern Cancer Hospital Guangzhou, Cina, sejak akhir Januari 2017 dan pulang ke Indonesia tanggal 28 Mei 2017.

Baru satu malam berada di rumahnya di Jalan Jakarta No 9, Cinere, Depok, Jawa Barat, Yana dilarikan lagi ke RS Mayapada, tempat pertama kali ia dirawat pada Senin (29/5).

Yana sempat dikabarkan meninggal pada Rabu sekitar pukul 21:00 WIB, namun pihak keluarga saat itu mengklarifikasi jika Yana dalam kondisi koma.

Let's block ads! (Why?)

Yana Zein Meninggal, Kedua Anaknya Masih Bisa Tersenyum

Suara.com - Aurelia Callista Carilla (13) dan Alika Pandora Salvine (11) terlihat tegar mendampingi jasad ibunya, Yana Zein, yang sudah terbujur kaku terbaring di dalam peti mati di Rumah Duka Rumah Sakit Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis (1/6/2017).

Reli dan Lika, begitu mereka biasa dipanggil, sesekali masih bisa tersenyum sambil menyalami tamu yang sengaja datang melayat untuk memberikan penghormatan terakhir sebelum artis yang meninggal dunia di usia 50 tahun itu.

Reli, sang kakak, juga terlihat beberapa kali mengelus rambut adiknya, Lika. Kedua nampak saling menguatkan dengan bahasa tubuh mereka. Reli sebelum berangkat ke rumah duka sempat memohonkan maaf untuk ibunda. 

Tentu saja kepergian artis bernama lengkap Suryana Nurzaman Zein itu bikin Reli dan Lika sangat kehilangan orang yang dicintai. Pasalnya, suami Yana, meninggal lebih dulu bulan Juli 2016 karena penyakit parkinson.

"Minta maaf atas kesalahan Mami. (Sekarang) nggak bisa bicara banyak. Masih dalam keadaan berduka. Maafkan kesalahan Mami, bagi semua yang kenal dan terima kasih atas dukungannya," Reli mengatakan hal itu di hadapan media.

Namun begitu, menurut sahabat Yana Zein, Nuke Permata, kedua anaknya terlihat tegar lantaran sudah ikhlas dengan kepergian Yana yang sudah bertahun-tahun diketahui mengidap kanker payudara.

"Kanker sudah lama kan, Yana masing sempat kerja meski sudah ada benjolan kecil," ucap Nuke.

Yana menikah dengan suami pertama bernama Fahmi Darmawangsyah dan bercerai tahun 1993. Pernikahan mereka tak sampai dikaruniai anak.

Kemudian bintang sinetron Cintaku di Langit Taj Mahal itu menikah dengan suami kedua hingga melahirkan dua anak perempuan, Reli dan Lika.

Let's block ads! (Why?)

Andi Soraya Belum Penuhi Keinginan Terakhir Yana Zein

Suara.com - Andi Soraya datang jelang ibadah kebaktian penghiburan atas meninggalnya Yana Zein, Kamis (1/6/2017) malam. Ibadah dilakukan di Rumah Duka Kenanga 2 rumah sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.

Andi yang sudah berteman lama dengan Yana Zein menyesalkan belum bisa memenuhi keinginan terakhir perempuan bernama asli Suryana Nurzaman Zein. Kata Andi, Yana sempat bilang pengin baju putih.

"Dan terakhir Yana punya permintaan minta baju," kata Andi Soraya.

Mendengar itu, sahabat Yana, Lingga Suri mengatakan Yana meminta baju putih.

"Iya waktu itu Yana minta baju putihnya dia (baju lama milik Yana). Aku sudah carikan dari pagi sampai sore belum ketemu," kata Lingga.

Gagal menemukan baju putih, Andi Soraya justru mencari foto-foto lama Yana di malam sebelum tahu kabar meninggal sahabatnya itu.

"Waktu semalam aku pulang syuting sekira pukul 12.00 WIB atau setengah satu. Aku cari foto Yana. Aku punya foto banyak sama dia tapi di HP yang lama, ada juga di HP yang hilang," kenang Andi sedih.

Yana Zein meninggal dunia usai tiga tahun ini mengidap kanker payudara stadium 4. Yana sampai berkali-kali pindah pengobatan.

Di Indonesia, Yana sempat dirawat di rumah sakit Mayapada, Jakarta Selatan dan rumah sakit Siloam, TB Simatupang, Jakarta Selatan. Sebelum akhirnya berobat ke Cina selama empat bulan dan pulang ke Indonesia 28 Mei silam.

Let's block ads! (Why?)

Tak Bisa Rilis Album Baru, Dhani Rencana Jualan di Resto

Suara.com - Ahmad Dhani berencana merilis album baru dengan mendaur ulang lagu-lagu lama dari musisi Indonesia di tahun 1950-an hingga tahun 1970-an. Namun, dia tidak bisa melakukannya karena menjadi tersangka.

"Album namanya Indonesia Klasik Jilid Satu,  jadi Ahmad Dhani menyanyikan lagu klasik di situ kayak lagu, Dian Pramana Poetra, Chrisye," kata Dhani usai acara Tadarus Puisi Ramadan Di Hari Pancasila, di Taman Ismail Marzuki, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/6/2017).

"Lagu yang tadi aku bawain, 'Di Wajah mu Ku Lihat Rembulan, yang mengarang Muhtar Embut dan dinyanyikan Sam Saimun, jadi single perdananya," sambungnya.

Rencananya Dhani ingin merilis album tersebut tahun ini. Namun, karena ditetapkan jadi tersangka oleh kepolisian, pihak restoran tidak jadi mengelurkan album tersebut.

"Karena aku jadi tersangka, mereka akhirnya nggak jadi rilis album itu," jelasnya.

Dhani berharap dalam waktu dekat album tersebut bisa segera diluncurkan, namun bila pihak restoran tersebut masih belum mengizinkan, suami Wulan Jameela itu mempunyai alternatif lain.

"Saya mau coba dulu bicara sama restoran itu, kan keren ada artis yang jadi tersangka. Tapi kalau nggak bisa juga, saya rilis di I tunes dan video YouTube," tandasnya.

Let's block ads! (Why?)

Yatim Piatu, Bagaimana Nasib Dua Anak Yana Zein?

Suara.com - Dua putri Yana Zein, Aurelia Callista Carilla dan Alika Pandora Salvine, menjadi yatim piatu usai kematian sang ibunda, Kamis (1/6/2017) pukul 01.00 dini hari tadi.

Lila dan Lika akan tinggal bersama nenek mereka, Swetlana Zein. Pasalnya, suami Yana Zein, Nono juga sudah meninggal dunia akibat penyakit parkinson.

"Kalau dua anak itu prihatin banget. Ayahnya mereka baru meninggal 8 Juli 2016, sekarang ibunya meninggal. Sekarang satu-satunya orang, ya saya. Ya nanti sama saya (tinggalnya). Nah, jadi anak-anak ini perlu gimana," kata Swetlana Zein, ibunda Yana Zein di Rumah Duka Fatmawati, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Kamis (1/6/2017).

Meski menanggung dua putri Yana, Swetlana tetap merasa bimbang lantaran sudah berumur.

"Entah Tuhan berapa lama lagi izinkan saya hidup. Jadi anak-anak benar-benar bingung, benar-benar kehilangan," ujar Swetlana.

Yana memang sangat dekat dengan kedua putrinya. Karena itu, Swetlana tak yakin bisa menjadi pengganti sosok Yana,

"Mereka sama ibunya manja, tidur bersama, libur bersama-sama, terus sama-sama. Jadi ya tegar banget. Kehilangannya luar biasa," tandasnya.

Let's block ads! (Why?)

Terungkap, Yana Zein Tak Diberi Pengobatan Cryo oleh Dokter Cina

Suara.com - Nita, asisten Yana Zein, sudah merasakan tanda-tanda bintang film "Kutunggu Jandamu" dan "Susuk Pocong" itu sudah dekat dengan kematiannya, ketika menemani Yana berobat alternatif di Modern Cancer Hospital Guangzhou, Cina.

Dua minggu sebelum Yana kembali ke Indonesia. Dokter di rumah sakit tersebut enggan menjelaskan hasil CT Scan kepada pasiennya.

"Biasanya 4 hari setelah ct scan hasilnya dikasih tahu, tapi dokter menolak untuk dibacakan, padahal mba Yana udah nggak sabar ingin tahu," kata Nita saat berbincang dengan Suara.com, melalui telepon, Kamis (1/6/2017).

Nita mengaku,sebetulnya ia sudah beberapa kali mendesak dokter untuk menjelaskan hasil CT Scan, namun dokter selalu beralasan sibuk.

"Dokter selalu menghindar, setiap saya temui ada saja alasannya, mulai katanya mau operasilah, istirahat makan, sampai akhirnya dokternya pergi pulang," jelas Nita.

Yana saat itu juga penasaran dengan hasil CT Scan-nya karena di tubuhnya sudah ada enam sel titik kanker.

Dokter di Modern Cancer sempat akan melakukan tindakan pengobatan kemoterapi dengan cara memasukkan selang kecil ke pembuluh darah yang ada sel kanker atau dikenal dengan metode Cryotheraphy atau biasa disebut Cryo.

Tindakan itu urung dilakukan dokter karena organ liver Yana sudah parah.

"Dokter bilang livernya sudah parah, jadi nggak mungkin melakukan tindakan Cryo, jadi dokter menyarakan kita pulang dan mengobati livernya mba Yana," jelas Nita.

Yana meninggal dunia di usia 44 tahun pada Kamis (1/6/2017) pukul 01:00 WIB dini hari, setelah kalah berjuang melawan sakit kanker dan liver.

Padahal, Yana sempat pamer kepada wartawan dia sudah sembuh 80 persen dengan beranjak dari kursi rodanya di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, usai menjalani pengobatan empat bulan lamanya di Cina.

Let's block ads! (Why?)

Benarkah Kabar Kematian Yana Zein Sempat Dirahasiakan?

Suara.com - Dua artis senior Linggasuri dan Firda Kussler turut memberikan penghormatan terakhir kepada sahabatnya, Yana Zein, yang meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Firda menceritakan bahwa memang benar sempat beredar hoax melalui pesan berantai di WhatsApp yang menyebut Yana Zein telah meninggal dunia pada Rabu (31/5/2017) pukul 21.00 WIB malam.

Bintang film "Lupus" dan "Bajaj Bajuri  The Movie" itu pun langsung meminta konfirmasi kepada Aurelia Callista Carilla (Rila), anak sulung Yana Zein. Dia mendapat penjelasan Yana tidak meninggal, melainkan koma.

"Tadi pagi saya dapat kabar dari Rila juga kalau Yana sudah nggak ada sejak jam satu pagi. Beredar beritanya juga hoax. Dan sudah nggak ngerasain sakitnya. Bukan ditutupi, Rila sebelum nya sudah SMS ke saya bilang kondisinya tak sadarkan diri (saat itu). Tapi Mami masih ada kok," kenang Firda di Rumah sakit Mayapada, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Kamis (1/6/2017).

Firda sempat merasakan firasat, ada yang tak beres dengan kondisi Yana Zein yang meninggal dunia di usia 44 tahun itu.

"Saya minta terus di update kan. Saya sempat sahur. Kami (Firda dan Rila) sempat ngobrol," katanya.

Linggasuri lalu menguatkan keterangan Firda bahwa keluarga memang tidak menutup-nutupi berita duka ini. "Bukan ditutupi. Dia emang nggak sadar saat itu. Itu berita hoax waktu jam sembilan malam (meninggal). Dia masih ada dan gak sadar kan diri. Dia meninggal jam 1.05 WIB. Jadi Bukan ditutupi."

Yana Zein sempat menjalani perawatan di Modern Cancer Guangzhou, Cina, selama empat bulan lamanya. Ia berangkat akhir Januari 2017 dan pulang ke Indonesia pada 28 Mei 2017.

Nita, asisten Yana Zein, mengungkapkan bahwa dokter di Modern Cancer tak mau memperlihatkan hasil CT Scan milik Yana.

Menurut Nita, dokter di sana tak mengambil tindakan Cryotheraphy (Cryo) yang diharapkan bisa membebaskan Yana dari kankerpayudara stadium 4 gara-gara kondisi livernya parah. Dokter malah menyarankan Yana mengobati livernya dulu di Indonesia.

Namun, sayang, Yana meninggal dunia setelah tak sadarkan diri pada Rabu. Jasad Yana kemudian disemayamkan di Rumah Sakit Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan.

Let's block ads! (Why?)

Search

Featured Post

E. Jean Carroll celebrates $83 million legal win over Donald Trump at downtown NYC bar with media types from MSNBC, Rolling Stone - Page Six

She had $83 million reasons to celebrate. E. Jean Carroll was spotted toasting her legal victory against Donald Trump — and her historic...

Postingan Populer